Memuat data destinasi dan prakiraan…
Memuat data destinasi dan prakiraan…
Metode · Sistem Penilaian Wistara
Setiap warna dan rekomendasi di peta berasal dari satu perhitungan objektif: nilai dasar 100 dikurangi empat penalti cuaca BMKG terbobot. Halaman ini menjelaskan dari mana data berasal, bagaimana rumus menghitungnya, dan contoh nyatanya di berbagai destinasi.
Satu rumus objektif
Skor = 100 dikurangi empat penalti cuaca terbobot. Warna penanda di peta membaca langsung skor ini.
Prakiraan resmi BMKG
Data cuaca per 3 jam untuk 3 hari ke depan dari API publik BMKG hingga tingkat desa/kelurahan.
Sensitivitas per kategori
Angin kencang dan hujan berbahaya di pantai selatan, namun tidak mengganggu kenyamanan pameran di dalam museum.
Keputusan & alternatif
Aplikasi memberi tahu kapan waktu terbaik berangkat, dan langsung menyarankan destinasi indoor saat cuaca buruk.
Setiap slot 3 jam bermula dari nilai dasar 100 poin. Nilai ini kemudian dikurangi oleh empat penalti parameter cuaca dari BMKG (hujan, angin, panas, dan jarak pandang). Setiap penalti memiliki nilai 0 hingga 100, lalu dikalikan dengan bobot sesuai jenis destinasi.
Pendekatan ini menjamin bahwa kondisi cuaca yang sama tidak diperlakukan seragam: angin 25 km/jam di pantai selatan berisiko gelombang tinggi dan pasir terbawa angin, sedangkan angin yang sama sama sekali tidak mempengaruhi kunjungan ke museum indoor.
Contoh Perhitungan Nyata
Pilih skenario destinasi untuk melihat simulasi penalti BMKG
Parangtritis, Kretek, Bantul · Pukul 15.00 WIB
Hasil Akhir Di Aplikasi
Alasan Di Balik Skor
Mengapa demikian? Contoh resmi di Rancangan Teknis. Pantai memiliki bobot hujan (1,0) dan angin (0,8) sangat tinggi. Angin 25 km/jam di pantai selatan berbahaya dan pasir beterbangan. Skor < 50 dengan penalti utama hujan otomatis memicu rekomendasi alternatif indoor (F5).
Skor akhir dikelompokkan ke dalam empat band kelayakan. Ambang batas ini merupakan konstanta desain yang dirancang agar rekomendasi mudah dibaca seketika:
| Band Status | Rentang Skor | Makna Bagi Wisatawan |
|---|---|---|
| 90Sangat sesuai | 75 – 100 | Kondisi cuaca sangat mendukung aktivitas wisata. Minim atau tanpa penalti. |
| 65Cukup sesuai | 50 – 74 |
Nilai penalti mentah (0 sampai 100) ditentukan oleh aturan berdasar data parameter resmi BMKG:
| Parameter | Input Data BMKG | Rumus & Aturan Penalti Mentah |
|---|---|---|
| Hujan (Phujan) | Kondisi cuaca (weather_desc) | Cerah = 0 · Cerah berawan = 0 · Berawan = 0 · Berawan tebal = 10 · Hujan ringan = 40 · Hujan sedang = 70 · Hujan lebat = 90 · Hujan petir = 100 |
| Angin (Pangin) | Kecepatan angin (ws, km/jam) | 0 jika ≤ 15 km/jam, naik linier hingga 100 pada 45 km/jam |
| Panas (Ppanas) | Suhu udara (t, °C) | 0 jika ≤ 30 °C, naik linier hingga 100 pada 36 °C |
| Jarak Pandang (Ppandang) | Deskripsi cuaca / visibilitas | Kabut = 60 · Asap = 60 · Udara kabur = 60; kondisi lain = 0 |
Setiap jenis destinasi memiliki profil kerentanan berbeda yang disimpan di tabel basis data score_profiles:
| Kategori | Hujan (wrain) | Angin (wwind) | Panas (wheat) | Pandang (wvis) | Pertimbangan Karakteristik |
|---|---|---|---|---|---|
| Pantai | 1 | 0.8 | 0.5 | 0.3 | Terbuka penuh, angin kencang berbahaya di pantai selatan |
| Alam | 1 | 0.5 | 0.3 | 0.8 | Jalur hiking licin saat hujan, pemandangan butuh jarak pandang |
| Budaya | 0.8 | 0.1 | 0.8 | 0.1 | Area terbuka luas, terik matahari siang sangat menyengat |
| Museum | 0.1 | 0 | 0.1 | 0 |
Sebuah slot 3 jam dianggap buka bila jam mulainya berada di dalam rentang operasional destinasi. Misalnya, slot 06.00 untuk destinasi yang baru dibuka pukul 08.30 dinilai “Tutup” dan tidak diberi skor.
Destinasi alam terbuka tanpa tiket masuk formal (pantai, gumuk pasir, bukit) dievaluasi pada jendela kunjungan wajar 06.00–18.00 WIB.
Seluruh data diambil oleh server, diproses, dan disimpan di basis data internal sebelum disajikan ke pengguna. Aplikasi mematuhi penuh batas wajar dan lisensi penggunaan data terbuka:
| Sumber Data | Penggunaan di Wistara | Lisensi & Ketentuan | Pembaruan Terkini |
|---|---|---|---|
| BMKG Prakiraan Cuaca | Prakiraan per 3 jam, 3 hari ke depan, tingkat desa/kelurahan | Hak cipta BMKG, wajib atribusi, batas 60 req/menit | Diambil 22 Okt 2026, 19.39 WIB Produksi BMKG: 22 Okt 2026, 07.00 WIB |
| BMKG Maritim | Tinggi gelombang, arus, dan angin laut (P.N.01, P.N.02, P.N.03) | Data maritim BMKG, wajib atribusi | Pembaruan berkala harian |
| OpenStreetMap | Koordinat wisata & fasilitas (toilet, parkir, ibadah, makan, halte, stasiun) | © Kontributor OpenStreetMap, lisensi ODbL | Diimpor 20 Okt 2026, 20.21 WIB |
| OpenFreeMap |
Saat cuaca buruk, wisatawan membutuhkan jalan keluar nyata, bukan sekadar peringatan pembatalan. Sistem rekomendasi alternatif (F5) otomatis aktif dengan ketentuan:
is_indoor = true) dalam radius 15 km yang sedang buka di slot tersebut dengan skor minimal 60 poin, diurutkan dari jarak terdekat.Data fasilitas sekitar (toilet, tempat parkir, tempat makan, tempat ibadah, ATM, halte, dan stasiun) bersumber dari pemetaan kolaboratif OpenStreetMap.
Tingkat kelengkapan data bervariasi secara geografis: sangat padat di pusat Kota Yogyakarta, dan lebih renggang di kawasan pesisir pantai atau perbukitan terpencil. Apabila fasilitas tertentu tidak muncul pada radius pencarian, sistem menampilkan status “Belum terpetakan di OpenStreetMap”, bukan menyatakan fasilitas tersebut pasti tidak tersedia di dunia nyata.
Untuk destinasi pantai, Wistara menampilkan prakiraan maritim BMKG berupa kategori dan tinggi gelombang, arus permukaan, dan hembusan angin laut. Data ini adalah prakiraan model untuk satu wilayah perairan, bukan hasil sensor dan bukan kondisi di titik tertentu di bibir pantai. Semua pantai dalam satu wilayah perairan mendapat angka yang sama.
Skor 0 sampai 100 hanya mengukur kenyamanan cuaca di darat, yaitu hujan, angin, panas, dan jarak pandang. Bila gelombang ikut dimasukkan, skor tinggi bisa terbaca sebagai “laut aman”. Karena itu di halaman pantai skor diberi keterangan “Cuaca darat”, dan status laut selalu tampil di sebelahnya. Cuaca darat bisa mendukung sementara gelombang di perairan diprakirakan tinggi.
Arus balik (rip current) adalah arus kuat yang mengalir dari bibir pantai ke arah laut. Arus ini bersifat lokal, bisa muncul saat gelombang terlihat kecil, dan tidak tercakup dalam prakiraan per wilayah perairan. Karena itu status paling rendah di Wistara hanya menyebut datanya, yaitu “Gelombang rendah”, tanpa kata perintah dan tanpa janji. Kata perintah baru dipakai saat BMKG memprakirakan gelombang sedang atau tinggi.
Setiap pantai dipasangkan ke poligon wilayah perairan BMKG terdekat dari koordinatnya, bukan dari kode wilayah prakiraan darat. Pasangan yang meragukan (jarak lebih dari 5 km, atau dua poligon hampir sama dekat) dikosongkan, lalu ditinjau manual oleh tim. Pantai yang belum punya pasangan menampilkan “Data laut belum tersedia”.
Data cuaca BMKG© OpenStreetMap contributors (ODbL)Peta OpenFreeMap
| Masih layak dikunjungi, namun ada faktor cuaca yang mulai terasa (panas siang atau gerimis ringan). |
| 30Kurang sesuai | 0 – 49 | Kurang nyaman atau berisiko. Bila penalti utamanya hujan, sistem memicu alternatif indoor. |
| Tutup | – | Di luar jam operasional resmi destinasi; tidak dinilai kelayakannya. |
Warna status selalu disertai ikon geometris berbeda (lingkaran centang, setengah lingkaran, segitiga peringatan, gembok) dan teks label, sehingga lulus uji aksesibilitas tanpa bergantung pada warna semata.
| Mayoritas pameran di dalam gedung tertutup ber-AC |
| Desa Wisata | 0.7 | 0.2 | 0.5 | 0.1 | Kombinasi aktivitas luar ruang dan pendopo budaya |
Ambang dan bobot ini adalah asumsi desain tim yang didasarkan pada karakteristik fisik kawasan wisata di DIY, bukan standar mutlak BMKG. Nilai-nilai ini dikalibrasi berkala melalui evaluasi respons pengguna.
Alasan yang muncul di kartu: Penalti berbobot yang nilainya lebih besar dari 10 poin ditampilkan sebagai keterangan pendukung (maksimal 3 alasan terbesar).
| Lapisan peta dasar vektor Positron |
| Gratis dengan atribusi otomatis di peta |
| Langsung dari server tile |
| Kemendagri (Wilayah) | Pemetaan koordinat destinasi ke kode adm4 desa BMKG | Dataset cahyadsn/wilayah (MIT) sesuai Kepmendagri | Saat inisialisasi basis data |
Data cuaca dianggap kedaluwarsa (stale) bila pembaruan terakhir yang berhasil lebih dari 13 jam lalu. Saat hal itu terjadi, sistem menampilkan banner “Data belum diperbarui” beserta riwayat waktu terakhir dan tidak memblokir akses pengguna.
Prakiraan maritim hari pertama berresolusi 1 jam, hari kedua sampai keempat berresolusi 3 jam. Wistara mengambil semua titik maritim yang waktunya beririsan dengan slot 3 jam yang sama dengan slot cuaca darat.
Bila satu slot berisi beberapa titik, yang dipakai adalah kategori, tinggi gelombang, dan hembusan angin terburuk, bukan rata-ratanya. Bila gelombang sempat masuk kategori Sedang selama satu jam, seluruh slot dinilai Waspada.
| Kategori BMKG | Tinggi gelombang | Tampilan di Wistara | Kalimat pendamping |
|---|---|---|---|
| Tenang, Rendah | di bawah 1,25 m | Gelombang rendah · 1,1 m | Arus balik tetap bisa terjadi di pantai selatan. |
| Sedang | 1,25 sampai di bawah 2,5 m | Waspada · gelombang sedang 1,9 m | Hindari bermain air di luar zona yang ditandai petugas. |
| Tinggi, Sangat Tinggi, Ekstrem, Sangat Ekstrem | 2,5 m ke atas | Bahaya · gelombang tinggi 2,6 m | Jangan bermain air. |
| Tidak ada data, atau data lebih dari 24 jam | - | Data laut belum tersedia | Tanyakan zona yang boleh dipakai bermain air ke petugas di lokasi. |
Bila kategori kosong, status ditentukan dari tinggi gelombang dengan ambang yang sama. Angka di badge contoh adalah ilustrasi.
Bila hembusan angin laut maksimum dalam slot lebih dari 25 knot (sekitar 46 km/jam), status naik satu tingkat. Gelombang rendah menjadi Waspada, dan Waspada menjadi Bahaya. Contohnya, gelombang rendah 1,1 m dengan hembusan 27 knot tampil sebagai Waspada · gelombang rendah 1,1 m.
Wistara mencoba mengambil ulang data maritim bila data yang tersimpan sudah lebih dari 6 jam. Bila pengambilan gagal, data terakhir tetap dipakai sampai berumur 24 jam. Lewat dari itu, status menjadi “Data laut belum tersedia”. Ambang 24 jam lebih ketat dari cuaca darat (13 jam) karena menyangkut kegiatan di air.
Pernyataan metodologi. Data maritim bersumber dari BMKG melalui API data maritim publik. Pemetaan kategori gelombang ke status Wistara, ambang hembusan angin 25 knot, dan batas umur data 24 jam adalah asumsi desain tim Wistara, bukan standar resmi BMKG atau Basarnas. Status berlaku untuk wilayah perairan, bukan jaminan kondisi di bibir pantai. Ikuti arahan petugas di lokasi.